H.  Baco Ahmad orang tua tersangka saat Jumpa Pers di kediamannya bersama awak media baru baru ini

 

Laporan : Rusdi

MAKASSAR, TIMURNEWS.COM – Terkait penangkapan oknum Calon anggota DPR Makassar terpilih, orang tua dari tersangka H. Baco Ahmad melakukan jumpa pers di Jalan Barukan 2 Kecamatan Ujung Tanah, Rabu 21/08/2019.

Dalam jumpa persnya H. Baco Ahmad selaku orang tua tersangka, mengatakan ke awak media memohon maaf yang sebesar besarnya kepada warga Kota Makassar  terkait tertangkapnya anak bungsu dari 12 bersaudara Rahmat  Caleg terpilih DPRD Kota Makassar dengan kasus Narkoba.

Terlihat H. Baco Ahmad menangis di depan awak media karena merasa di Zolimi dengan beredarnya kabar “HOAX” yang menyatakan anaknya seorang pengedar dan memilik sabu sebanyak 4 Kilogram “HOAX itu jangan di percaya ungkapnya dengan isap tangis yang terbata bata.

“Saya sangat menyayangkan issu miring itu, yang menyebut anak saya adalah seorang bandar Sabu dan sebagai orang tua saya sangat terpukul dengan kabar “HOAX” itu tambahnya ke awak media,

H.Baco Ahmad hanya bisa berharap agar kiranya Rahmat  Taqwa Quraizi sebagai tersangka bisa di rehabilitasi saja, karena Rahmat hanya korban pergaulan dan tidak mungkin dia seorang bandar Sabu, saya sangat yakin pada anak saya, “merokok saja tidak dan dia adalah seorang Pengacara tidak mungkin anak saya melakukan itu (bandar red) katanya.

Di beritakan sebelumnya seorang anggota DPRD Kota Makassar terpilih di ringkus di rumahnya saat melakukan pesta Sabu , Rahmat di ringkus oleh satuan Narkoba Pokrestabes Makassar dengan barang bukti 2 sachet yang di duga Sabu 2 lenting tembakau sintetik( Tembakau Gorilla ) alat hisap dan korek api .

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Dwi Ariwibowo, saat di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut , saat melakukan konfrensi pers di Mako Polrestabes Makassar Jalan Jendral Ahmad Yani Makassar. Selasa 20-08-2019. terduga di amankan dirumahnya di Jalan Barukang oleh Tim Elang Polrestabes selasa 20-08-2019 dini hari.

“Terduga diketahui telah memakai barang haram selama 6 bulan terakhir dalam sehari bisa menghabiskan 1 gram Narkoba jenis Sabu, kemydian pelaku akan di kenakan pasal 114 dan 112 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,”ungkap Kombes Pol Dwi Ariwibowo.(****)