Hariyanto Kasi Kelautan kiri tengah di ruangan Kantor Syahbandar Pelabuhan Soekarno Kota Makassar Sulsel bersama awak media baru baru ini

 

Laporan : Rusdi

MAKASSAR, TIMURNEWS.COM – Kisruh pemecatan 1 Nahkoda serta 8  crewnya oleh perusahaan swasta melalui Kapal TB. Dian Yuspa 1 yang beroperasi di Makassar newport milik PT. ADHIGUNA KERUKTAMA/AGEN PALLAWARUKKA berbuntut panjang, pasalnya Syahbandar Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar Sulawesi Selatan diduga tutup mata terkait kasus tersebut.

Ditemui di kantornya oleh awak media selasa 8/10/2019 perihal dugaan tutup mata tersebut, Hariyanto Bayupah Kasi Kelautan membantah dugaan yang di maksud “kami tetap bekerja kok,’ nich buktinya, Dokumen atau data yang kami kumpulkan, cuma saat ini data ini belum lengkap, beri kami waktulah bekerja guna melengkapi data ini, dan apabila sudah lengkap yakinlah kami akan lakukan pemanggilan oleh pihak perusahaan tersebut selanjutnya apabila dalam penyilidikan terbukti melakukan pelanggaran, akan kami berikan sanksi” ungkap Hariyanto dengan semangat ke awak media.

Selanjutnya Hariyanto mengatakan, sebaiknya kita tidak usah panjang lebar intinya kami meminta pihak yang merasa di rugikan beri kami waktu bekerja untuk melengkapi perihal data kami, dan kita kembali adakan pertemuan antara pihak owner dan pihak pihak yang merasa di rugikan.

Cuma perlu diingat tambah Hariyanto, bukan hanya berkas ini yang harus kami selesaikan, ada juga yang lainnya sedang menanti untuk di selesaikan “jadi sabarmaki dulu Daeng,” beri kami waktu agar berkas ini dan yang lainnya bisa rampung, yakinlah kita akan selesaikan semua perihal masalah tersebut dengan kepala dingin, ucap Hariyanto dengan penuh harap yang disaksikan oleh awak media.

Hariyanto juga berharap agar kasus ini jangan di panjang lebarkan, “kita fokus dulu yang satu ini masalah Sijil / PKL dan pemecatan sepihak dari pihak Owner menurut laporan yang ada, jadi beri kami ruang dululah untuk bekerja agar kami tidak bingung menggumpulkan datanya, kata Hariyanto mengakhiri.(*)(*)