TIMURNEWS – Dalam laga lanjutan Liga 1 pekan ke-10, Kamis (08/06), pasukan Robert Rene Alberts harus menelan pil pahit atas skor akhir 2-1 saat berhadapan dengan Semen Padang.

Awal pertandingan PSM Makassar, berhasil mencuri poin lebih dulu dari Tim Kabau Sirah di Stadion H Agus Salim yang merupakan kandang Semen Padang.

Seperti diketahui PSM Makassar saat ini berada dipuncak klasemen tidak membuat pelatih Nilmaizar meragukan kesiapan tempur tim asuhannya.

Sebelumnya Nil mengatakan, meskipun saat ini PSM sedang bagus, itu tak menjadi alasan untuk gentar. Justru itu akan menjadi motivasi tambahan bagi pemain untuk memenangkan pertandingan.
“Kami tak pikirkan yang lain, lupakan pertandingan sebelum ini. Kami hanya ingin memikirkan satu hal saja, bagaimana mengalahkan PSM,” kata Nil.

Begitu juga dengan pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts tetap mewaspadai permainan Semen Padang yang dikenalnya sangat ulet jika bermain di kandang. Robert Alberts juga mewaspadai motivasi Semen Padang yang ingin bangkit setelah menderita kekalahan beruntun.

Apa yang ditakutkan Robert terbukti pada menit ke 40 dimana Vendry Ronaldo Mofu
berhasil menyamakan angka, yang sebelumnya PSM Makassar telah lebih unggul pada menit 34 melalui
sepakan Romario.

Pada babak kedua pasukan Nil terus menggelora untuk memenangkan pertandingan, dan dibuktikan pada menit 51 melalui sepakan Tambun Naibaho sehingga kedukan menjadi 2-1.

Semen Padang yang telah unggul pada babak kedua tidak membuat pasukan PSM Makassar menjadi kendor malah sebaliknya anak asuhan Robert terus mencoba membangun serangan namun usaha mereka terus gagal. Pertambahan waktu 5 menit yang diberikan juga tidak bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh PSM Makassar, sehingga pertandingan usai.

Meski kalah, PSM tetap bercokol di puncak klasemen dengan raihan 20 poin unggul satu angka diatas Madura United. Sementara beranjak ke posisi ke-11 dengan raihan 14 poin. (*/wan)