SINJAI TIMURNEWS.COM – Proyek pengadaan jaringan internet di Kabupaten Sinjai dianggap tidak bermasalah.

Jaringan Internet

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh auditor inspektorat Kabupaten Sinjai, Muallim, yang hadir dalam sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Muallim hadir selaku saksi kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa peralatan jaringan internet sekolah tahun 2011-2011 di Kabupaten Sinjai.

Selaku auditor internal, Muallim telah melakukan audit secara menyeluruh atas laporan yang masuk, dan menemukan adanya selisih harga sebesar Rp74 juta pada proyek pengadaan tersebut. Meski demikian hal tersebut bukan masalah karena selisih harga tersebut sudah dikembalikan.

“Temuan itu bukan permasalahan karena tidak semua toko memiliki harga yang sama. Itu juga sudah dikembalikan,” ungkap Muallim di depan Majelis Hakim yang diketuai oleh Makmur yang dilaksanakan pada hari Rabu 22 Oktober di PN Makassar.

Selain itu, Muallim juga menyampaikan dalam investigasi tersebut dilakukan oleh 4 tim yang berbeda dan ditindaklanjuti dengan merekomendasikan pembayaran selisih harga.

“Ada tindaklanjutnya, yaitu merekomendasikan pembayaran selisih harga,” tambahnya.

Dari hasil temuan, selisih harga tersebut bukan hanya pada harga laptop namun pihaknya juga mengaudit harga modem dan potongan harga sim card tetapi total harga, termasuk biaya angkutan dan lain-lain.

“Harga satuan modem GSM CDMA, Rp980 ribu, Sim Card Rp60 ribu, total 1.350 ribu, dan pengadaan pulsa 1.200 per tahun untuk 100 sekolah. Kami melakukan crosscheck ke sekolah-sekolah, dan mereka mengakui sudah menerima semua barang tersebut,” ungkapnya.

Diketahui proyek tersebut menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp1,7 miliar, dan menyeret mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai selaku pengguna anggaran, Ahmad Suhaemi dan dua terdakwa lain, yakni pemilik perusahaan CV Hikari, Muh Tahir dan peminjam perusahaan Alimuddin.

Diduga terdapat perubahan spesifikasi barang yang dilakukan oleh rekanan, dengan sepengetahuan Kuasa Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen pada proyek pengadaan barang dan jasa untuk peralatan jaringan internet sekolah yang dikelola Badan Informasi dan Komunikasi Sinjai, yang dikerjakan oleh rekanan CV Hikari, dengan item pengadaan barang meliputi laptop, kamera, tiang antena hingga uninterruptible power suply (UPS).