MAKASSAR, TIMURNEWS – Pendukung pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar, nomor urut dua, Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi), meluapkan kekecewaan dengan membakar sepeda motor saat melakukan unjuk rasa di depan Monument Mandala, Sabtu (28/04/2018) sore.

Kekecewaan tersebut disebabkan adanya putusan Mahkama Agung (MA) yang menggugurkan pasangan DIAmi karena dianggap tidak memenuhi syarat mengikuti pemilihan walikota makassar 2018. Aksi yang dilakukan pendukung pasangan DIAmi semakin panas setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, Jumat (27/04/2018) menjalankan putusan MA tersebut dengan mendiskualifikasi pasangan DIAmi.

Salah satu poin dalam keputusan MA, menyatakan calon Walikota Ir. Mohammad Ramdhan Pomanto dan calon Wakil Walikota Indira Mulyasari Paramastuti Ilham tidak memenuhi syarat pada pemilihan Walikota dan Wakil Walkota Makassar Tahun 2018, berdasarkan Putusan Mahkama Agaung Nomor 250K/TUN/PILKADA/2018, tanggal 23 April 2018. (*)