MAKASSAR, TimurNEWS.com – Keberadaan pedagang setiap hari Minggu di lokasi Pantai Losari Makassar dinilai membuat Kota Makassar semakin kotor, sehingga itu Pemerintah Kota Makassar mewacanakan dalam waktu dekat akan melarang dan menggusur aktivitas para pedangan kaki lima disana.

Basdir DPRD KOTA MAKASSAR
Basdir DPRD KOTA MAKASSAR

Wacana penggusuran ini mendapatkan tanggapan dari Basdir Anggota DPRD Kota Makassar. Menurut Sekretaris fraksi Demorat ini. Pemerintah tidak boleh sewenag-wenang melakukan penggusuran terhadap ratusan pedagang yang berjualan tiap hari minggu di Pantai Losari.

“Pedangan tiap minggu membayar retribusi kebersihan Rp 10 ribu,” kata Basdir. Sehingga itu, kata Basdir, tidak boleh sepenuhnya disalahkan kepedagang jika mereka dianggap penyebab kotornya pantai losari tetapi pihak penerima retribusi yang harus bertanggungjawab dan pedagang kaki lima diarahkan dan ditata rapi. Dan sebaiknya pedagang diberikan bimbingan terkait sampah-sampah yang mereka hasilkan.

Dia juga mengatakan harga barang-barang yang diperdagangkan disana juga murah-murah. “Mana janji politik Walikota dalam hal ini Danny Pomanto, dimana konsep pembangunan Danny pembangunan tampa merugikan masyarakat kecil dan tampa penggusuran. Terkait rencana Pemkot Makassar yang akan mempihak ketigakan pengelolaah Pantai Losari, Basdir mengatakan tidak menyetujui, jika hal tersebut dilakukan maka harga barang-barang yang dulunya disana murah-murah akan menjadi mahal. Dan Pemkot tidak akan mendapatkan apa-apa. (MAPPARENTA)