MAKASSAR, TIMURNEWS.COM – seorang Oknum Karyawati CV KARYA KITA yang begerak di bidang Produsen Buah Markisa Alamat Jalan Rajawali 1 Lr 10 no 5 inisial RM 51 tahun Harus berurusan dengan Hukum bahkan terancam di penjara hingga beberapa Tahun kedepan akibat ulahnya sendiri yang di duga menggelapkan uang perusahaan kurang lebih 3 miliar Rupiah .

Dari hasil jumpa pers ke beberapa awak media di bilangan Jalan Pasar Ikan Warkop My Coffe senin 10/3/2020 Kota Makassar, oleh Wakil Direktur dari CV Karya Kita Donny Hamid yang bergerak dibidang Buah Markisa menjelaskan secara gamblang terkait Kronologi hingga kasus ini terjadi.

Menurut  Donny menjelaskan ke awak media, kasus dugaan penggelapan ini ketahuan saat perusahaan melakukan Audit keuangan pertama  Maret / April Tahun 2017 sampai dengan maret / april 2019 kerugian mencapai 1,3 Milliar dan dilanjutkan Audit ke kedua pada tahun 2015 sampai dengan 2016 di dapati kerugian sebanyak 1,7 Milliar, jadi total kerugian di perkirakan sebanyak 3 Milliar  ungkapnya ke awak media.

Ditambahkan Status karyawati inisial RM 51 ini adalah Kasir dan dia sudah bekerja di perusahaan kami sudah 20 tahun lamanya, adapun modus cara pengambilan uang dengan cara bertahap, klu ada penyetoran barang atau jasa biasanya uangnya tidak sampai ke rekening koran perusahaan , selanjutnya kata Donny sempat pertanyakan terkait uang setoran tersebut kenapa hingga tidak sampai masuk ke rekening perusahaan, apa kendalanya, namun kata Donny dengan pertanyaan itu ke terlapor RM 51, kami tidak mendapatkan jawaban pasti ucap Donny.

Dengan kejadian ini, kami sangat terpaksa melaporkan kasusnya dengan Nomor laporan polisi LPB /X/2019/SPKT Tanggal 04 Oktober 2019 dan kini sudah di tahan di Lembaga Pemasyarakat Kls 1 Gunung Sari di Jalan Sultan Alauddin Kota Makassar, dengan kejadian ini sebenarnya kami tidak tega untuk melaporkan kasusnya ke Pihak aparat Hukum seandainya beliau koperatif mengganti uang kerugian tersebut, ‘tapi walaupun dia sekarang di tahan akibat perbuataannya kami tetap membuka jalan untuk.berdamai asalkan uang perusahan di kembalilan separuhnya ungkap Donny dengan nada harap ke awak media.

Ditempat yang sama pengacara dari CV KARYA KITA Yusuf Rajab, mengatakan ke awak media bahwa sangat mengapresiasi kinerja Kepolisian khusunya Polda Sulsel dan Kejati Sulsel dan sangat berterima kasih karena sudah menjalankan prosedur Hukum sesuai keinginan Klien saya, dengan dilakukannya penahanan dugaan Pelaku penggelapan uang perusahaan inisial RM 51 tahun di Rutan Gunung sari Kota Makassar ujar Yusuf.

di tambahkan,  walaupun sudah di lakukan penahan oleh pihak aparat Hukum tapi kami tetap membuka pintu damai dengan tersangka, dengan syarat RM 51 mengembalikan uang yang di duga di gelapkan sebanyak kurang lebih 3 Milliar , kami tidak meminta semuanya,  dengan pertimbangan dengan masa kerja beliau sudah kurang lebih 20 tahun mengabdi di perusahaan tersebut ungkap yusuf dengan nada semangat.

Yang jadi masalah kata Yusuf, apabila dengan adanya penahanan ini dan terlapor tetap tidak mau koperatif dan tidak ada lagi itikad baiknya untuk mengembalikan uang tersebut tentu saya sebagai kuasa Hukum CV KARYA KITA tidak akan berhenti sampai disini, kami akan terus melakukan upaya Hukum lainnya, dengan cara menggugat secara perdata, “Kan banyakji asetnya yang bisa dia jual untuk mengganti uang tersebut yang diduga dia gelapkan, dan saya rasa cukup dan melebihi dengan aset yang dia punya,” ucap yusuf ke awak media.

lanjut kata Yusuf, kami tidak berharap uang tersebut semuamya di kembalikan, kami hanya berharap kembalikan yang sewajarnya saja, memang betul baru baru ini sudah ada penawaran dari pihak terlapor yang mau mengembalikan uang tersebut, tapi terlalu jauh dari kami yang harapkan cuma 1,1 milliar saja, “kan terlalu jauh klu dengan nilai sebegitu setenganya saja tidak cukup dari 3 milliar,” ketus Yusuf.

Terakhir Yusuf berharap agar pihak terlapor RM 51 koperatif kembalikan uang tersebut kami juga tidak tega untuk mempenjarakan beliau (terlapor red) kami juga punya hati nurani dan rasa kemanusiaan, tapi tolonglah kembalikan uang separuh saja agar kasus ini tidak berlanjut, yang perlu diingat apabila terlapor tetap tidak mau koperatif mengembalikan uang tersebut dan kasusnya lanjut hingga ke meja hijau kami tidak cukup untuk menghukum fisik saja tapi kami akan melakukan upaya hukum lainnya dan akan menggugat secara perdata dengan aset aset yang ia miliki tegas Yusuf ke awak media.

Menanggapi hal tersebut, sebelum adanya Jumpa pers yang dilakukan Kuasa Hukum CV KARYA KITA  Dijalan Pasar Ikan Baru Baru ini di Warkop My Coffe, pada hari selasa Tanggal 25/2/2019 beberapa awak media berkunjung ke Lapas Kls 1 Gunung Sari Kota Makassar untuk menemui RM 51 (terlapor) konfirmasi perihal kasus tersebut.

Dihadapan awak media RD 51 menangis dan seakan menyesali perbuatannya dan mengatakan “mauja ganti pak’ tapi kasikka waktu karena tidak ada uangku sekarang, adaji rukoku mau kujual untuk gantiki, yang senilai 2,5 Miliar tapi saya harus bicara dulu dengan keluarga,” kata RM 51 dengan logat daerah singkat, dengan isak tangis di depan awak media.