Move transportasi online karya anak bangsa

TIMURNEWS – Satu lagi platform karya anak bangsa yang bergerak di bidang transportasi online, bernama Move menyatakan kesiapan bersaing dengan transportasi online yang sudah ada sebelumnya yakni grab dan gojek.

Sebagai bukti keseriusan Move meramaikan bisnis transportasi online di Indonesia perusahaan ini boleh membuka pendaftaran sejak Kamis (03/01/2019).

Bendera PT Move Inovasi Bangsa yang didirikan Rudy Santoso pada tahun 2018 lalu tersebut mengaku memiliki sejumlah keunggulan dari Gojek dan Grab. Di antaranya 90 persen pendapatan milik mitra pengemudi atau driver plus mendapat asuransi Badan Ketenagakerjaan dan Kesehatan (BPJS).

Beda halnya dengan grab dan gojek, driver Move masih bisa menerima orderan walaupun sisa saldo Rp0.

Dikutip dari situs resminya, mymove.id, CEO Move, Rudi mengatakan aplikasi ini diperuntukkan bagi perempuan.

“Dan dua persen order kami sumbangkan untuk kaum dhuafa lewat program We Care,” kata Rudi.

Dari sisi keamanan, Move memiliki fitur SOS yang langsung terkoneksi dengan pihak kepolisian dan data center Move untuk mengetahui posisi driver dan penumpang berada.

“Kami berusaha memberikan kemudahan akses bagi penyedia dan pengguna jasa dalam memesan ojek, taksi, pengiriman barang, pemesanan makanan serta belanja,” jelasnya.

Rudi menambahkan, Move akan resmi mengaspal di wilayah Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya pada 18 Februari 2019. Lantas, bagaimana mau bergabung dengan Move?

Ada enam syarat yang harus diikuti. Yaitu, memiliki kendaraan sendiri (mobil atau motor), punya KTP dan SIM A/C serta STNK, SKCK asli, aktivasi top-up Rp100 ribu, dan foto diri (berwarna dan terbaru). (Int)