image

TIMURNEWS.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo, kembali memastikan bahwa rencana pengadaan Kapal Induk Perikanan (Mother Ship) harus terwujud di tahun 2016.

“Itu (Mother Ship) harus terwujud di Tahun 2016. Kita akan upayakan semaksimal mungkin,” tegas Syahrul, saat melakukan diskusi dengan awak media di Press Room Kantor Gubernur, Rabu (30/12).

Menurut Syahrul, untuk mewujudkan hal ini, dapat memanfaatkan kapal yang dimiliki oleh IKI (Industri Kapal Indonesia) Makassar, yang selama ini tidak dimanfaatkan.

“Sudah 12 tahun lebih, ada kapal bagus hanya diletakkan saja di situ (IKI Makassar). Mudah-mudahan Kapolda dan Kajati dukung, kita tarik kapal itu,” ujar Syahrul.

Syahrul melanjutkan, pihaknya akan bersikeras agar Menteri BUMN dan pihak PT IKI bisa memberikan support dan tidak menelantarkan kepentingan masyarakat.

“Ada kapal dengan fasilitas penyimpanan berpendingin dengan penginderaan jauh, sayang kalau tidak dimanfaatkan,” ungkapnya.

Gubernur akan meminta dukungan dari berbagai pihak termasuk Bupati/Walikota untuk mewujudkan hal ini.

Gagasan pengadaan Kapal Induk Perikanan (Mother Ship) ini awalnya dicetuskan oleh Syahrul pada Oktober lalu. Syahrul mewacanakan penggunaan Mother Ship untuk dimanfaatkan guna mendukung sektor perikanan nasional.

“Kita bisa mendorong sektor perikanan dengan menghadirkan semacam mother ship yang dilengkapi dengan fasilitas `cold storage`, pengolahan, dan pengemasan,” jelas Syahrul.

Dengan demikian, setiap hari kapal-kapal kecil milik nelayan bisa menyetorkan hasil tangkapan mereka tanpa mereka perlu kembali ke darat.

Kapal-kapal besar tersebut, kata gubernur, juga harus dilengkapi dengan perwakilan pihak Perbankan dan Pertamina.

“Jadi hasil tangkapan mereka bisa langsung dibayar, dan nelayan tinggal merapat ke kapal-kapal tersebut untuk mengambil bahan bakar,” ujarnya. (FO)