Laporan : Rusdi

MAKASSAR,TIMURNEWS.COM

Permasalahan pembayaran rekening air memang menjadi hal yang sangat peka bagi pelanggan, apalagi saat terjadi lonjakan pembayaran yang tiba-tiba, begitupun sebaliknya pada saat terjadi penurunan pembayaran juga merupakan salah satu permasalahan di Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar atau PDAM.

Menurut Muhammad Rusli Kepala Bidang Humas PDAM Kota Makassar,  Angka-angka menumpuk yang terkadang terjadi pada meter pelanggan, karna petugas baca meter tidak mendapat akses langsung fisik meter dengan baik, penyebabnya bisa karena rumah/pagar terkunci, rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pergi penghuninya dan lainnya ungkapnya.

Lanjut kata Rusli menjelaskan, lonjakan pembayaran yang sering terjadi diakibatkan oleh :
1. Pemakaian air oleh pelanggan tidak terkontrol dengan baik

2. Instalasi dalam rumah bocor sehingga air mengalir tanpa disadari oleh pelanggan

3. Angka Menumpuk atau stand tunggu seorang pelanggan

Ketiga permasalahan tersebut, kita harus siasati dengan 5 langkah menghindari naiknya pembayaran secara tiba-tiba yaitu :
1. Sebagai pelanggan PDAM, maka meter yang ada di persil rumah kita sebaiknya dirawat kebersihannya

2. Jangan biarkan ada tumpukan benda-benda berat yang menghalangi petugas dalam membaca meter

3. Berikan kemudahan akses kepada petugas baca meter

4. Periksa secara berkala kondisi meter dan jaringan pipa instalasi dalam rumah untuk mengetahui lebih dini adanya kebocoran

5. Adakan komunikasi dengan petugas baca meter dan mintalah nomor teleponnya.

Apa yang dirasakan oleh salah seorang pelanggan kita yang beralamat di jalan Manokwari ini tentu tak menyadari bagaimana angka meter berputar sehingga menyebabkan terjadinya angka pemakaian yang ekstrim dari pemakaian sebelumnya ujar Rusli.

Ini bukan angka menumpuk tapi adalah murni pemakaian air karna jika merunut dari history data pemakaian airnya sudah sesuai.

Manajemen Perumda Air Minum saat ini telah mengambil langkah kebijakan yang sangat baik dimana seorang pelanggan yang tidak dapat diakses secara langsung meter airnya selama 2 bulan berturut-turut maka akan diputus sementara, hal ini dilakukan agar tidak terjadi permasalahan yang lebih besar dimasa yang akan datang tutup Rusli(*)