Mahasiswa UMI peringati AMARAH, Rabu (24/04/2019)

TIMURNEWS.COM – Ratusan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang tergabung dalam Gerakan UMI Bersatu menggelar peringatan April Makassar Berdarah (AMARAH), Rabu (24/04/2019) siang.

Agenda yang setiap tahunnya dilaksanakan oleh mahasiswa UMI itu dalam rangka unjuk rasa mengenang tragedi penindasan dan dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di kampus UMI Makassar 24 April 1996 silam saat para mahasiswa pada saat itu menggelar aksi demonstrasi menyikapi kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat.

Jenderal lapangan Gerakan UMI bersatu, Kamiril mengatakan bahwa agenda peringatan AMARAH ini tidak boleh dilupakan dan tetap harus dilaksanakan setiap tahunnya.

“Harus diperingati tiap tahun. Tragedi AMARAH ini selain merupakan sejarah, juga terdapat nilai perjuangan terhadap penindasan yang tidak boleh dilupakan oleh para mahasiswa Makassar khususnya mahasiswa UMI.”

Selanjutnya Kamiril mengungkapkan bahwa pada tragedi AMARAH 24 April 1996 silam tersimpan beban sejarah dugaan pelanggaran HAM yang hingga saat ini tidak ada titik terang penuntasannya.

“Penuntasan kasus dugaan pelanggaran HAM Tragedi AMARAH belum ada titik terang. Peristiwa itu haram hukumnya terjadi lagi di masa yang akan datang,” tegas Amir sapaan Kamiril.

Selain menggelar aksi long march mengunjungi pekuburan di Jalan Panaikang dan melanjutkan aksi konfoi menuju pemakaman di dekat RS Dadi untuk berziarah di makam para korban peristiwa April Makassar Berdarah tersebut, para massa aksi juga mendatangi kantor Rektorat Kampus UMI Makassar guna menyampaikan pernyataan sikap menolak bentuk pembungkaman demokrasi di kampus UMI.

Wakil Rektor III UMI bidang kemahasiswaan, Prof.Dr.Laode.Husen,SH.MH saat menemui perwakilan aksi menyatakan bahwa pihaknya akan segera merevisi Pasal 26 Buku Saku Mahasiswa UMI agar kedepannya tidak ada lagi masalah dan perbedaan pendapat antara pihak mahasiswa dengan birokrasi terkait pelaksanaan peringatan AMARAH UMI Makassar. Para massa aksi pun mengapresiasi sikap WR III UMI. (*)