Melalui pintu masuk ,potensi daerah bisa dipromosikan dan dipasarkan.

TAKALAR, TimurNEWS.com – Hingga saat ini masih banyak daerah di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan, belum memiliki alat memadai dalam menciptakan daya saing. Terutama dalam hal memasarkan potensi daerah yang dimiliki.

Kantor Bupati Kabupaten Takalar | int
Kantor Bupati Kabupaten Takalar | int

Sementara, daya saing itu sangat dibutuhkan, sehingga di tengah era globalisasi dan ekonomi saat ini, muncul kesadaran untuk membangun daya saing dan memasarkan potensi yang dimiliki. Untuk itu, ada beberapa syarat yang harus dipersiapkan.Seperti, bagaimana mendesain sebaik mungkin daerah yang akan dikembangkan sehingga membuat calon investor tertarik untuk berinvestasi di daerah yang akan dikembangkan tersebut.

Agar daerah bisa berkembang seperti apa yang diinginkan, tentu tidak langsung melakukan promosi ke luar. Tetapi hal paling mendasar yang wajib dilakukan adalah memberikan pelayanan yang baik dan maksimal terhadap masyarakat dan penduduk setempat, lalu melakukan traider, tourist, investor (TTI) baik di dalam maupun di luar daerah dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Yang meliputi beberapa kelebihan di bidangnya, seperti developer ( pengembang), organizer (event organizer), yang disingkat menjadi TDO, serta seluruh pihak yang memiliki kontribusi dalam membangun keunggulan daya saing dan potensi daerah.

Berdasarkan pemahaman latar belakang tersebut, pada tahun anggaran 2014 Pemerintah Kabupaten Takalar berusaha menciptakan gerbang pintu masuk yang bisa digunakan untuk mempromosikan dan memasarkan potensi daerah, keunikan dan identitas daerah dalam bentuk bangunan pintu masuk. Bangunan ini akan menciptakan image dan gambaran suasana daerah.

Terkait dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar mengajak para ahli desain untuk menciptakan desain gerbang pintu masuk Kabupaten Takalar. Kegiatan ini dilaksanakan melalui ajang “Lomba Desain Pintu Masuk Kabupaten Takalar“.

Adapun sistem seleksi dan penjurian lomba sayembara ini dilakukan secara bertingkat. Yakni, melalui seleksi awal yang dilakukan panitia, seleksi kedua dilakukan dewan juri untuk mencari lima besar dan seleksi terakhir untuk mencari tiga urutan terbaik. Lomba ini dapat diikuti oleh semua elemen masyarakat seperti pelajar, mahasiswa, akademisi, praktisi dan masyarakat umum. Panitia juga menetapkan syarat lomba boleh diikuti perorangan dan tim, dimana panitia hanya membolehkan satu tim beranggotakan tiga orang.

Panitia juga memberikan catatan bagi tim yang telah mendaftarkan anggotanya, tidak diperbolehkan mengganti anggota tim selama lomba berjalan dengan alasan apa pun. Syarat lainnya, peserta bersedia mengikuti rangkaian acara dalam prosedur kompetisi, dan juri beserta panitia tidak diperkenankan mengikuti lomba. Bagi peserta diharuskan menampilkan gagasannya tersebut dalam bentuk soft copy (CD/DVD). Peserta juga diwajibkan pada saat presentasi 10 besar, membawa sendiri laptop dan peralatan yang dibutuhkan, sedangkan LCD disediakan panitia.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti lomba desain Pintu Gerbang Kabupaten Takalar, panitia menetapkan beberapa syarat. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu desain. Peserta wajib melampirkan surat pernyataan yang menjelaskan bahwa desain yang dilombakan adalah karya sendiri, belum pernah dipublikasikan dan belum pernah dilombakan sebelumnya.

Pendaftaran dan pengambilan dokumen sayembara pada 4-12 November 2014, pemberian penjelasan pada peserta pada Kamis (6/11) pukul 10.00 Wita. Sedangkan memasukkan desain 7-20 November, pemeriksaan administrasi tahap pertama 20-24 November, pengumuman lima besar 24 November, pembuatan berita acara hasil sayembara, penetapan serta pengumuman pemenang pada 27 November, kemudian penyerahan hadiah pada Jumat 28 November 2014.

Syarat lainnya, melampirkan identitas diri, berupa nama lengkap, alamat, pekerjaan, nomor telepon, alamat e-mail dan foto kopi KTP atau kartu identitas lainnya. Desain gerbang pintu masuk dalam perspektif 3D, bisa dilakukan secara manual maupun digital. Desain gerbang pintu masuk meliputi denah, tampak depan, tampak samping dan tampak belakang. Spesifikasi bahan bangunan dicantumkan pada gambar desain. Dilampiri penjelasan rancangan desain pintu masuk (nama pintu masuk, latar belakang penamaan, makna dan falsafah desain dan kekuatan daya tarik desain). Setiap desain yang telah dikumpulkan menjadi milik panitia penyelenggara dan panitia berhak melakukan penyempurnaan atas desain logo yang terpilih sebagai pemenang.

Untuk teknik pengumpulan desain dikumpulkan dalam bentuk soft copy atau CD/DVD dalam format CDR, PSD, JPEG, GIF atau PDF beserta hasil cetak desain dalam ukuran kertas A2, diserahkan pada panitia sayembara “Desain Pintu Gerbang Kabupaten Takalar” di Bappeda Takalar. Pengiriman bisa dilakukan via pos paling lambat 20 November 2014 cap pos kepada panitia sayembara, di sekretariat lomba, Bappeda Kabupaten Takalar bidang Ekonomi, Jalan Syech Yusuf No.2 Takalar. Soft copy bisa dikirim via alamat e-mail.

Adapun teknik penilaian yang akan dilakukan panitia, meliputi desain pintu masuk (gapura) yang mampu merepresentasikan image Kabupaten Takalar, kreasi yang inovatif dan memiliki makna, kesesuaian desain dengan kondisi exsisting dan desain harus sinkron dengan maksud dan tujuan lomba.

Sistem seleksi dan penjurian lomba dilakukan secara bertingkat, yakni seleksi awal adalah seleksi administrasi yang dilakukan oleh panitia, seleksi kedua dilakukan oleh dewan juri untuk mencari 30 besar, seleksi akhir dilakukan oleh dewan juri untuk mencari 3 urutan terbaik. Keputusan juri tidak boleh diganggu gugat.

Untuk sayembara desain pintu gerbang Kabupaten Takalar, puluhan juta uang tunai akan diberikan pada pemenang sayembara, dimana juara I akan mendapatkan Rp 15 juta, juara II Rp 12 Juta dan juara III Rp 10 juta. Semua peserta yang lolos syarat teknis administrasi mendapatkan sertifikat yang bisa diambil di sekretariat panitia lomba. Pajak hadiah ditanggung pemenang. Informasi lebih lanjut, bisa datang langsung ke Sekretariat Desain Pintu Masuk Kabupaten Takalar, Bidang Ekonomi, Bappeda Kabupaten Takalar.

Terkait sayembara ini, panitia kembali menegaskan karya sebaiknya sederhana, menarik, inovatif dan mudah diingat. Desain gapura merupakan karya asli dan tidak mencontek karya lain, belum pernah dipublikasikan dan disayembarakan sebelumnya, serta gapura wajib mencantumkan tulisan “Kabupaten Takalar“. Juga, dapat dibangun pada tiga lokasi yang telah ditentukan, yakni perbatasan Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa, perbatasan Kabupaten Takalar dan Kabupaten Jeneponto, perbatasan Kabupaten Takalar dan Kota Makassar. | IWAN MAPPARENTA