MAJENE,TIMURNEWS.COM-Sejalan dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2015 tentang dana kampaye peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati atau walikota dan walikota, sangat jelas aturan yang mengatur tentang batasan dana kampaye dan aturan publikasi di media, baik media cetak maupun elektronik.

Bahkan, pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati dapat di gugurkan pencalonanya jika melanggar ketentuan yang telah di tetapkan dalam aturan PKPU nomor 8 tahun 2015. Kepada Timurnews.com, Ketua KPU Asmanuddin mengaku, baru hari ini 21 Agustus akan diagendakan rapat penetapan dana kampaye Pilkada Majene dengan melibatkan Panitia Pengawas (Panwas), Kesbang-LINMAS Kabupaten Majene, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polres Majene dan Kodim 1401 Majene.

“Soal batasan dana kampaye akan kita sepakati hari ini, dengan melibatkan paslon Bupati dan Wakil Bupati Majene juga,” kata Asmanuddin saat dihubungi, Jumat (21/8). Selain itu juga, aturan kampaye di media dalam bentuk iklan paslon bupati dan wakil bupati, kata Asmanuddin, juga telah ditegaskan dalam aturan PKPU nomor 8 tahun 2015.

“Iklan di media kan aturannya 14 hari dengan asumsinya 3 hari dan kesisahan harinya akan diatur nantinya dengan paslon, karena iklan kampaye masuk dalam agenda kampaye dan disepakati berapa kali tayang,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam aturan tersebut konsekuensinya sangat jelas dapat menggugurkan paslon tersebut jika dana kampaye yang dikeluarkan melebihi batasan dana kampaye serta kampaye pemasangan iklan di media.

“Konsekuensinya sagat jelas yang diatur dalam PKPU. Saya harap, para calon harus mentaati aturan tersebut yang sudah di sepakati dalam rapat umum maupun rapat terbatas, karena kalau tidak sanksinya bisa menggugurkan calon,” tegasnya.(ri)