MAJENE, TIMURNEW.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majene, Jumat sore (21/8), telah menetapkan jadwal kampaye terbuka dan tertutup kepada ketiga pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Majene di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar serentak 9 Desember.

Kampaye terbuka yang hanya di sepakati satu kali dilakukan paslon bupati dan wakil bupati di tempat yang telah di tentukan. Untuk hari pertama, paslon Sirajuddin-Muliadi Bintaha akan membuka kampaye terbuka pada tanggal  17 September, sedangkan paslon Arifin Nurdin-Andi Irfan akan menyelenggarakan kampaye terbukanya pada tanggal 3 Desember dan paslon Fahmi Massiara-Lukman pada 5 Desember.

Sedangkan untuk kampaye tertutup yang di mulai pada tanggal 27 Agustus mendatang, telah di sepakati mengenai di larangan yang melibatkan Pegawai Negri Sipil ( PNS) pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Desa (BUMD) termasuk aparat desa, kepala linkungan dan ketua RT. “Kampanye tertutup dan terbuka  sudah di sepakati bersama KPU dan tim pemenangan semua pasangan calon,” kata Komisioner KPU Devisi Data Sulfan Sulo.

Selain itu, dalam rapat tersebut yang melibatkan Panitia Pengawas (Panwas), Polres Majene, Kodim 1401 Majene, Satuan Polisi Pamung Praja (Satpol PP), Kesbang-LINMAS dan ketiga paslon Bupati dan Wakil Bupati Majene, juga menetapkan larangan arak-arakan atau pawai keliling untuk mengantisipasi adanya gesekan  antara para Massa pendukung. “Hanya di bolehkan mengambil satu jalur. Misalnya, dari Kecamatan Banggae dengan rute tujuan Kecamatn Sendana, tidak di bolehkan lanjut ke kecamatan lain,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, bagi paslon hanya di perbolehkan memasang 5 baliho di seluruh wilayah Kabupten Majene, sedang spanduk calon 2 perdesa. Sehingga, setiap calon hanya memiliki 164 spanduk dari jumlah desa yang ada di Majene, sedangkan untuk selebaran sejumlahnya hanya di bolehkan 4700 sesuai jumlah Kartu Keluarga (KK) .

“Baliho, spanduk dan selebaran maupun poster semunya di sediakan lansung oleh KPU Majene, termasuk alat peraga telah di tentukan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Majene,” tutupnya.(ri)