Ka Lapas Narkotika Kelas II A Sungguminasa, Gowa, Victor Teguh P.

GOWA, TIMURNEWS.COM – Jika Anda berkunjung ke Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Sungguminasa, Kabupaten Gowa, maka Anda akan disambut dengan musik akustik yang dibawakan oleh warga binaan.

KA Lapas Narkotika Sungguminasa, Victor Teguh, mengatakan, pihaknya sengaja menyajikan musik akustik selain bisa menghibur pengunjung yang datang juga memberikan kesempatan bagi warga binaan yang memiliki hobi dan keterampilan dalam bermain musik mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki.

“Sebagai lembaga pembinaan dan keamanan tentunya kita wajib mengembangkan potensi warga binaan,” kata Victor, Kamis (02/05/2019).

Lebih jauh dia mengatakan, Lapas Narkotika yang dipimpinnya, ada lebih 900 warga binaan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Tentu narapidana ini memiliki karakter dan kelebihan masing-masing, sehingga itu dia berinisiatif mendata dan mengelompokkan warganya sesuai keahlian masing-masing.

Seperti halnya yang suka seni musik maka mereka dibuatkan semacam group akustik. Sehingga para napi selama menjalani proses hukuman tidak merasa begitu terbebani dalam menjalani masa hukuman.

Sebelum dibentuk kelompok akustik ini kata Victor, pihaknya terlebih dahulu melakukan pengamatan lalu melakukan wawancara dan sortir.

Mereka ini dipilih setelah dilakukan pengamatan setelah di sortir dari situ kita kempulkan yang memiliki kesamaan bakat.

“Konsepnya pembinaan, akhirnya mereka sepakat dan bentuk kelompok,” kata Victor.

“Disini mereka bisa lebih bermanfaat,” kata Victor.

Victor mengharapkan apa yang dilakukannya tersebut bisa memberi kenyamanan sebaik mungkin bagi warga binaan. Dengan adanya kegiatan seperti ini tidak hanya memberi hiburan bagi warga binaan akan tetapi pengunjung yang datang juga bisa terhibur mendengar alunan musik yang dibawakan warganya.

“Warga binaan ini tidak hanya memainkan musik, tetapi banyak juga pengunjung yang memberikan uang karena merasa terhibur dengan pertunjukan mereka,” kata Victor.

Bahkan informasi terakhir kata Victor kelompok akustik ini sudah mengumpulkan uang tabungan hasil pemberian pengunjung sudah lebih Rp1 juta.

“Saya sampaikan ke mereka agar uang tersebut mereka tabung. Tapi kemauan mereka uang tersebut akan digunakan membeli alat musik,” ucap Victor. ( Iwan)