Jumpa pers KOPEL bersama awak media di Jalan Topas Hotel Trisula Makassar

 

laporan : Rusdi

MAKASSAR,TIMURNEWS.COM –

Pasca rapat paripurna persetujuan hak angket yang dilaksanakan pada tanggal 24/juni 2019 memasuki babak baru dengan terbentuknya TIM pansus yang beranggotakan 20 orang, Tim pansus sudah mengusulkan akan mengundang pihak pihak terkait salah satunya Gubernur dan Wakil Gubernur.

Hak angket tersebut akan mempertanyakan kebijakan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah terkait kontroversi SK Wagub tentang pelantikan 193 pejabat, managemen PNS dalam lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dugaan KKN dalam penempatan pejabat tertentu, pencopotan pejabat tinggi pratama dan realisasi APBD tahun 2019 yang tidak terealisasi dengan baik.

KOPEL beserta jaringan masyarakat sipil yang konsen mengawal Hak Angket ini tentu memberikan apresiasi atas keterbukaan rapat rapat yang dilaksanakan dan semua rapat rapat pansus dapat diakses oleh publik. KOPEL juga berharap agar Tim pansus agar serius mengungkap apa yang ada di balik tuduhan.

Pres Release dilaksanakan di Jalan Topas Hotel Trisula yang dilaksanakan oleh KOPEL indonesia (Komite Pemantau Legislatif) hari ini minggu 7/Juli/2019.(*)