MAJENE, TIMURNEWS.COM -Polres Kabupaten Majene menggelar simulasi pengamanan proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Majene yang digelar serentak dengan kabupaten lainya yang ada di Indonesia.

Simulasi yang di gelar di pelataran Kantor Polres Majene, Minggu (23/8), dengan menurunkan anggota kepolisian gabungan yang berlatih untuk menghalau masa aksi saah satu pendukung pasagan calon (paslon) bupati dan wakil bupati yang seolah melakukan protes pelaksanaan pilkada yang dianggap curang dan menuntut pilkada ulang.

Kepada wartawan, Kapolres Majene AKBP Sonny Mahar Budi Aditiawan mengatakan, simulasi dimaksudkan untuk melatih dan mempersiapkan segenap personil Polres  Majene  dalam menghadapi sekelompok pengunjuk rasa yang memprotes pelaksanaan pilkada.

“Kegiatan pelatihan Pengendalian Masyarakat (Dalmas) ini dilaksanakan dalam rangka pra operasi mantap untuk persiapan pengamanan Pilkada Majene 2015,” kata Sonny.

Adapun jumlah personil yang dilibatkan dalam simulasi pengamanan Pilkada Majene, yaitu sebanya 110 anggota kepolisian gabungan yang juga melibatkan Polsek yang berpenampilan layaknya seorang preman. Sonny berharap, dalam pelaksanaan pilkada serentak yang kali pertama di laksanakan tahun ini tidak terjadi hal-hal diluar harapan.

”Kami berharap tidak ada kejadian yang diluar dari harapan kita nantinya,” harapnya. (ri)