SIDRAP, TIMURNEWS.COM – Pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel akan digelar pada 2018 mendatang, untuk itu Ketua Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Sulsel, Prof Iskandar Idi mengingatkan masyarakat Kabupaten Sidrap, khususnya yang ada di Kecamatan Baranti agar tidak salah dalam memilih pemimpin.

“Insha Allah, satu tahun lagi kita akan melaksanakan Pilgub. Saya hanya mengingatkan kita semua yang ada disini agar tidak salah dalam memilih pemimpin. Pesan orangtua kita dulu itu, kalau memilih pemimpin, pilihlah yang agamanya paling baik,” kata Prof Iskandar, dalam sambutannya pada Persmian Pesantren Qur’ani (Raudhatul Athfal dan Madrasah Diniyah) Yayasan Madrasah Pendidikan Islam (YMPI) Baranti yang terletak di Kecamatan Baranti Kabupaten Sidrap, Sabtu (17/12).

Ia menilai, dari beberapa figur tokoh yang akan maju sebagai kontestan dalam Pilgub Sulsel mendatang, sosok yang paling baik agamanya dan dekat dengan para tokoh agama adalah Wakil Gubernur Sulsel saat ini yaitu Agus Arifin Nu’mang.

“Saya sudah baca semua calon-calon. Saya tidak kampanye, tapi kalau saya melihat pak wagub ini adalah orang yang paling dekat dengan agama. Ditambah lagi istri beliau, ibu Majdah juga merupakan sosok yang terkenal sangat agamis. Bahkan ibu Majdah ini adalah ketua Ketua Forum Kajian Cinta Al Qur’an,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang mengatakan, saat ini masa kepemimpinannya mendamping Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sudah memasuki tahun kesembilan.

Agus mengungkapkan bahwa ia bersama gubernur dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel disisa waktu yang kurang lebih satu tahun ini, terus berusaha menyelesaikan seluruh program yang telah disusun dan rencanakan.

Agar semua itu bisa berjalan dengan baik, pihaknya berharap masyarakat bisa mendukung dan membantu dengan ikut menjaga kondusifitas di daerahnya masing-masing agar seluruh program pembangunan yang telah dan akan direncanakan bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

“Kalau tidak aman, program yang telah disusun dengan baik tidak akan bisa dijalankan secara maksimal,” kata Agus.

Lebih jauh Agus mengatakan, selama kurqng lebih sembilan tahun mendampingi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, ia sebagai wakil gubernur tidak pernah sekalipun bermasalah atau berkonflik dan selalu terlihat dengan gubernur. Tidak seperti beberapa pasangan pemimpin lainnya yang pernah dikabarkan berkonflik satu sama lain. Hal itu, kata dia, karena ia tahu diri dan menyadari posisinya.

“Kalau diibaratkan sekolah, saya ini sudah sekolah pemerintahan hampir 9 tahun. Sebentar lagi saya lulus. Saya dan pak Syahrul selalu terlihat mesra dan tidak pernah berkonflik, itu karena saya dan pak Syahrul sama-sama sadar posisi masing-masing. Saya punya filosofi, gubernur dan wakilnya itu adalah suami istri. Jadi harus saling mengerti,” ungkapnya.

Terkait dukungan untuk maju dalam Pilgub Sulsel mendatang, Agus menyarankan kepada masyarakat untuk melihat dan menilai sendiri mana figur yang dianggap paling baik untuk memimpin Sulsel kedepan.

“Kalau mau mendukung, sebaiknya lihat dulu. Saya pantas didukung atau tidak, silahkan menilai sendiri,” tuturnya. (*)