PANGKEP, TIMUR NEWS – Pihak kepolisian Mapolres Pangkep mengamankan seorang gadis di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, NW (20) lantaran status di akun facebooknya bernada menhina Imam besar FPI Habib Rizieq dimana statusnya diakunnya meminta agar jenazah Habib Rizieq yang diduga telah meninggal agar dibuang selokan.

Sebelum mengamankan NW, Kapolres Pangkep, AKBP Bambang Wijanarko mengatakan, mendapat pesan dari ketua FPI Pangkep, bahwa FPI akan mencari dan melaporkan pihak yang telah menghina Habib Rizieq.

Bambang menjelaskan, guna menghindari hal-hal tak diinginkan, NW pun digiring ke Mapolres Pangkep. Dari hasil interogasi pihak PPA Sat Reskrim Polres Pangkep, yang bersangkutan mengaku, akun facebooknya tersebut merupakan akun lama yang tidak lagi digunakannya. Bahkan, Ia mengaku sudah lupa pasword dari akun tersebut.

“Menurut pengakuan sementara, bahwa akun facebook tersebut merupakan akun pertama dan sudah lupa paswordnya, sehingga tidak bisa lagi mengakses, apalagi yang bersangkutan sudah punya akun baru. Yang bersangkutan juga menyatakan tidak pernah menuliskan kalimat penghinaan tersebut dan bahwa akun FB miliknya tersebut dibajak (hack),” kata Bambang, Jumat (02/02/2018) kepada wartawan.

Diakui Bambang, pihaknya pun telah menerima kunjungan Ketua FPI Pangkep, Aco Paranrangi yang didampingi Majelis Syuro FPI DR. Alwi Fatahillah. Dalam pertemuan tersebut, FPI berterima kasih atas kesigapan Polres dalam menanggapi persoalan tersebut.

“Pihak FPI berterimakasih terhadap TNI-POLRI yang sudah merespon dengan cepat serta menanggapi serius permasalahan tersebut,” ungkap Bambang.

Ia menambahkan, pihaknya juga meminta agar FPI Kabupaten Pangkep menahan diri serta menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut kepada aparat kepolisian. (*)