Laporan : A. AR. Rakhmansya Iskandar

Satuan jajaran Tim Khusus Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel berhasil menangkap 4 pelaku pemilik 13 kilogram Narkotik Golongan 1 jenis Sabu dan Extacy di Makassar. Hal ini terungkap dari hasil jumpa pers yang dipimpin Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam Di Polrestabes Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani Makassar, Kamis (24/09/2020).

Mereka adalah MA, AT, MM dan AZ, keempatnya ditangkap satuan Tim Khusus Polda Sulsel di tempat berbeda. Ketiganya disebutkan sebagai Jaringan Baru pengedar narkoba di Makassar yang beraktivitas aktif selama masa pandemi.

Dari 4 tersangka Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan adalah 2 buah tas ransel berisi 15 sacset plastik besar berisi Shabu seberat 13.856.0699 gram, 3 buah timbangan digital dan 1 unit mobil Brio warna putih DD 1458 WZ.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam mengungkapkan kronologis ke empat tersangka tersebut dihadapan awak media.

Penangkapan yang di klaim terbesar oleh Polda Sulsel ini terungkap dari hasil pengembangan awal dari tertangkapnya MA pada hari minggu lalu (20/09/2020) di Kost Jl Bontosunggu Kecamatan Tamalate Makassar .

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Khusus Dit Res Narkoba Polda Sulsel dilanjutkan dengan penangkapan terhadap Laki-laki inisial M hari minggu 20/09/2020 sekitar pukul 19.00 wita di rumah kost jl Bontosunggu Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Saat ditangkap MA terbukti mengantongi 1 sachet plastik klip berisi sabu 8 butir tablet warna biru berlogo Barcelona dimasukkan kedalam bungkus Rokok Surya” ungkapnya saat jumpa pers di Ditresnarkoba Polrestabes Makassar.

Kapolda sulsel yang baru menjabat Agustus 2020 lalu dan juga mantan Kapolda Sultra tersebut menambahkan dari hasil interogasi dan pengembangan yang dipimpin Dir Res Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Hermawan, S. I. K, MM dan KANIT Timsus Dit Res Narkoba Polda Sulsel Kompol Rafiuddin berhasil menangkap AT.

“Dari tersangka AT ditemukan 1 buah dompet berisi warna coklat berisi 3 sachet plastik klip berisi kristal bening dan 8 sachet plastik klip berisi 57 butir extacy warna biru, 1 butir patahan tablet extacy berlogo barcelona dan 1 buah handphone android merk xiaomi warna hitam”, jelasnya.

Tidak berhenti disitu Tim Khusus Dir Res Narkoba Polda Sulsel kembali melakukan pengembangan dan meringkus rekan mereka berinisial AZ, pukul 11.50 wita di Jl. Hertasning Perumahan Permata Hijau Kecamatan Rappocini Kota Makassar, Senin (21/09/2020)

Setelah dilakukan kembali pengembangan akhirnya Ditresnarkoba Polda Sulsel kembali menangkap MM di Kamarnya di Jl. Racing Center Kompleks UMI Blok A 13 Karampuang Kecamatan Panakukang Rabu (23/09/2020) pukul 01.00 Wita dan mengamankan 2 Tas Ransel, 1 unit mobil dan timbangan electrik.

‘Tersangka MM ditemukan 1 buah tas ransel warna biru berisi 1 sachet plastik besar berisi Shabu dan 30 sachet plastik klip berisi 2.994 biit tablet warna pink berlogo Instagram Extacy. Dan di dalam mobil tersangka ditemukan 1 tas ransel warna coklat berisi 14 sachet shabu dan timbangan elektrik warna hitam” katanya.

Ke empat tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsidair pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana Mati, atau penjara seumur hidup atau pidana penjara sekurang kurangnya 6 tahun hingga 20 tahun penjara.(*)