Ucapan Ahok yang Dianggap Lecehkan Al-Quran Dapat Kecaman dari Makassar
Ucapan Ahok yang Dianggap Lecehkan Al-Quran Dapat Kecaman dari Makassar

JAKARTA, TIMURNEWS – Hari ini, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka di Bareskrim Polri. Ahok didampingi 15 pengacara yang tergabung dalam tim hukumnya.

Pemeriksaan Ahok sebagai tersangka, terkait kasus dugaan melakukan penistaan agama saat berbicara di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, 26 September 2016 lalu. Saat itu Ahok menyinggung soal Surat Al Maidah ayat 51.

Ketua tim advokasi Ahok-Djarot, Sirra Prayuna, di Bareskrim Polri, mengatakan tidak ada persiapan khusus bagi Ahok menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka tersebut. Sirra menyebut sejumlah data telah disampaikan sebelumnya dalam tahap penyelidikan.

“Tidak ada sesuatu yang harus disiapkan betul ya. Paling tentu data, bukti-bukti yang sudah diajukan tempo hari saat proses penyelidikan itu. Itu yang kita cek kembali apa yang ada mau ditambahkan atau disempurnakan. Kan ini penyelidikan sudah selesai,” ujar Sirra. Dia juga mengatakan ada 15 kuasa hukum yang mendampingi Ahok.

Polisi menetapkan Ahok tersangka karena diduga melanggar Pasal 156 a KUHP juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sejak banyak beredar di pernyataan Ahok di media sosial kecaman terus berdatangan yang meminta pihak kepolisian menangkap Ahok, bahkan aksi unjuk rasa melibatkan puluhan ribu orang juga pernah dilakukan beberapa waktu lalu. (*)