Cara Penanganan Penyandang Autisme
Cara Penanganan Penyandang Autisme. ils

Autisme adalah gangguan perkembangan nerobiologis yang berat yang terjadi pada anak sehingga menimbulkan masalah dalam berkomunikasi dan berelasi (berhubungan) dengan lingkungannya, dimulai dalam 3 tahun pertama kehidupannya terus berlanjut selama hidupnya bila tidak diintervensi.

Bagaimana cara menangani Autisme

Jadi dari defenisi diatas, menurut, Dokter Rudy Dan Kidaba yang dilansir dari laman facebooknya mengatakan, maka jelaslah bahwa penyandang autisme yang harus diperbaiki adalah otaknya. Menutnya sedikit sekali manfaatnya kalau melatih ototnya (hanya sedikit sekali yang perlu dilatih ototnya), maka kalau terapinya diserahkan kepada lulusan-lulusan yang mengurusi otot maka ga nyambung jadinya. Seperti yang saat ini kita lihat semua anak autistik dilatih meronce, dilatih naik turun tangga, dilatih masuk terowongan, dilatih bicara dengan memijit mijit mulut anak, menggosok gosok mulut anak dengan aneka sikat, bahkan umumnya anak autistik menjadi trauma.

Untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) yang lain, misalnya Down Syndrome, tunarungu, retardasi mental, CP mungkin cara diatas efektif, tapi tidak untuk Autisme.

Penyandang Autisme Bisa Disembuhkan: Lihat Caranya disini:

Penanganan AUTISME adalah dengan smart ABA, terapisnya direcruit dari lulusan S1 semua jurusan yang dilatih intensive khusus hanya menangani anak autistik (tidak ABK yang lain), dan smart BIT dimana beberapa dokter di Indonesia sudah menjalani berbagai rangkaian pelatihan tentang smart BIT. Jadi untuk AUTISME, lakukan hanya 2 , yaitu smart ABA dan smart BIT.

Jangan buang-buang umur dan waktu anak autistik kita, kerjar ketinggalan pada otaknya sedini mungkin dengan smart ABA dan smart BIT Autism is Curable, Insha Allah. (*)