TIMURNEWS.COM – Pesta demokrasi pemilihan calon presiden dan anggota legislatif telah dilaksanakan, Rabu 17 April lalu, namun dalam proses pemilu serentak itu, banyak kecurangan dan pelanggaran ditemukan sehingga Panwas merekomendasikan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) melakukan pemungutan suara ulang (PSU).

Kecurangan dan pelanggaran Pemilu 2019 salah satunya terjadi di Kota Makassar. Dimana banyak warga pemilih saat pencoblosan hanya menggunakan KTP elektronik dan ada oknum-oknum yang mencoblos lebih dari satu kali pada TPS berbeda.

Panwas Kota Makassar, melihat kejadian ini sebagai bentuk pelanggaran dan kecurangan pemilu 2019 sehingga merekomendasikan KPU melaksanakan pemungutan suara ulang. Dari rekomendasi tersebut kesepakatan nasional menetapkan pemungutan suara ulang dilaksanakan, Sabtu 27 April besok.

Di Kota Makassar ada 19 TPS yang akan melaksanakan pemungutan suara ulang besok yang tersebar dibeberapa lokasi. Lokasi-lokasi TPS tersebut berada :

  1.  TPS 15, Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso
  2. TPS 2, Kelurahan Kampung Buyang, Kecamatan Mariso
  3. TPS 11, Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso
  4. TPS 6, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakukang
  5. TPS 44, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakukang
  6. TPS 2, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala
  7. TPS 12, Kelurahan Biring Romang, Kecamatan Manggala
  8. TPS 35, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate
  9. TPS 40, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate
  10. TPS 43, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate
  11. TPS 77, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate
  12. TPS 78, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate
  13. TPS 2, Kelurahan Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate
  14. TPS 20, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Pa’baeng-baeng
  15. TPS 26, Kelurahan Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate
  16. TPS 40, Kelurahan Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate
  17. TPS 10, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate
  18. TPS 23, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya
  19. TPS 02, Kelurahan Rappocini, Kecamatan Rappocini

Anggota KPU Kota Makassar, Abdul Rahman Jalaluddin, kepada wartawan, Kamis (25/04/2019) mengatakan, jenis pemilihan yang direkomendasikan untuk dilakukan pemungutan suara ulang itu, yakni pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD tingkat kota dan provinsi. (*)