TIMURNEWS,COM–Satu anggota kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang tewas dalam baku tembak dengan tim gabungan TNI-Polri di Pegunungan Tineba, Desa Taunca, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, diduga sebagai pemimpin kelompok itu, yakni Santoso alias Abu Wardah.

Berdasarkan foto jenazah anggota tersebut yang tersebar di kalangan wartawan di Palu, terlihat sejumlah ciri-ciri yang mirip Santoso. Dalam foto tampak sesosok pria berpakaian dan celana loreng dengan rambut panjang. Di pinggang jenazah terselip sebilah parang lengkap dengan sarungnya.

Ilustrasi: Int
Ilustrasi: Int

Dari ciri-ciri wajah, jenazah pria dalam foto tersebut identik dengan Santoso. Mulai dari wajah yang tirus, janggut, rambut, gigi dan bibir serta hidung, jenazah pria dalam foto itu memiliki kesamaan dengan Santoso.

Namun belum ada satu pun pihak berwenang yang bisa memberikan keterangan pasti tentang identitas jenazah tersebut. Pun demikian, informasi dari pihak intelijen menyebutkan bahwa jenazah itu adalah Santoso, namun semua pihak termasuk kepolisian masih akan mengambil sampel DNA dari pihak keluarga untuk memastikan siapa sosok jenazah itu.

“Kami belum bisa memastikan itu. Karena proses pengambilan sample DNA masih akan dilakukan,” kata Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Idham Aziz saat dikonfirmasi dari Palu, Sabtu (16/1/2016).

Kapolda mengakui saat ini masih berada di Poso bersama sejumlah petinggi Polda. “Saya sekarang di Poso untuk mengecek langsung aktivitas tim gabungan usai baku tembak,” kata Idham.

Jenazah anggota kelompok tersebut saat ini telah berada di kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara di Palu. Sebelumnya, jenazah itu dievakuasi dari TKP menggunakan peralatan seadanya dan langsung diberangkatkan melalui jalur darat dengan sebuah mobil ke Palu. (MT)