Sekretaris Dinas Pariwisata Selayar  Ahmad Syaifuddin Bersama Awak Media Baru Baru ini Sedikitpun tidak mau  beri komentar ke awak media terkait pariwisata Selayar “saya tidak tau apa apa,” ungkapnya.

SELAYAR,TIMURNEWS.COM – Sikap Kepala Dinas Pariwisata Selayar Andi Abdurrahman, yang terkesan alergi terhadap beberapa awak media (wartawan) tidak mencerminkan seorang pejabat Daerah.

Kejadian yang tidak bersahabat ini di alami oleh beberapa awak media dari Makassar yang sedang melakukan peliputan pariwisata Kepulauan Selayar, saat awak media sambangi  Kantor Pariwisata di Jalan Jendral Sudirman depan lapangan pemuda Kabupaten Kepulauan Selayar, ingin wawancara langsung dan berharap diterima dengan baik malah kebalikannya Kadis Pariwisata buru buru pergi meninggalkan awak media.

“Saya lagi sibuk, ” Saya mau rapat, ” silahkan wawancara dengan sekretaris saja, ungkap Kadis, kemudian langsung tinggalkan awak media menuju mobilnya di Pelataran kantor pariwisata selayar, Kamis 18/10/2019.

Selanjutnya Sekertaris Dinas Pariswisata Ahmad Syaifuddin
kemudian menemui para awak media.

Saat di temui Ahmad Syaifuddin Sekertaris Pariwisata di ruangan kadis mengatakan belum bisa komentar apa-apa karena baru sebulan menjabat sebagai Sekertaris Pariwisata belum ada pengalaman. “ungkapnya.

” Saya belum tau apa-apa kodong’ pak, karena saya baru bekerja satu bulan disini ucapnya.

Ahmad Syaifuddin Sekertaris Pariwisata belum bisa komentar terlalu jauh karena baru sebulan bekerja sebagai Sekertaris Pariwisata.

Ahmad Syaifuddin yang juga mantan camat ini mengatakan bahwa untuk mendapatkan wawancara tentang pariwisata harus langsung ke kepala Dinas Pariwisata, sekali lagi Ahmad katakan “saya tidak tahu apa apa pak, apapun yg pak wartawan pertanyakan ke saya tetap saya katakan saya tidak tahu apa apa,” ungkapnya berharap.

Salah satu awak media  Biro Selayar”Tajuk Utama.com” Malik yang berdomisili di Kepulauan Selayar juga sesalkan tingkah  daripada Kadis Periwisata Andi Abdurahman, “katanya Wartawan Mitra Pemerintah, ‘Kok’ Pejabatnya seperti itu sesalnya, “Padahal kedatangan kami kesini buat promosi Pariwisata Kepulauan Selayar secara Nasional tapi kami di perlakukan ibaratnya bukan tamu atau Wartawan.

“Iya memang kalau Kepala Dinas Pariwisata itu susah untuk ditemui, entah kenapa, setiap kami ingin menghadap ingin konfirmasi ataupun silahturahmi, tidak pernah bisa bertemu, ada ada saja alasan, bapak sedang sibuklah, sedang dinas luarlah, sedang rapatlah, itu laporan yang selalu kami terima dari Staff nya” Sesal Malik.

Ditempat  yang sama Husain dari Media Spionase News.com asal dari Makassar mengatakan “Kami dari Makassar jauh jauh kesini (Selayar red) buang waktu ,tenaga , materi untuk  temu wawancara  Kadis Pariwisita Selayar malah kami mendapatkan Jamuan seperti ini  padahal kedatangan kami tujuannya baik untuk mempromosikan destinasi Pariwisata Kepulauan Selayar secara Nasional, “tapi apa yang kami dapatkan hanya penolakan yang dilakukan oleh pejabat pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, “kalau tidak mau bertemu dengan wartawan sebaiknya jangan jadi pejabat keluh Husain.

Husaen menambahkan  perlu di ketahui wartawan adalah bagian dari sosial kontrol yang di lindungi oleh undang-undang pada saat melakukan tugas Jurnalistik tutupnya dengan senyum kecewa (*)(*).