SINJAI, TIMURNEWS.COM – Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang meninjau Hutan Magrove yang terbentuk berkat upaya swadaya yang dilakukan masyarakat yang tinggal di daerah pesisir Kabupaten Sinjai.

Agus Apresiasi Upaya Masyarakat Sinjai Lestarikan Lingkungan
Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang meninjau Hutan Magrove di daerah pesisir Kabupaten Sinjai, Selasa (25/10) (FO)

“Apa yang dilakukan warga secara swadaya ini sungguh luar biasa. Ini salah satu upaya pencegahan abrasi. Dengan ini, masyarakat sinjai sudah memberikan kontribusi untuk pelestarian lingkungan,” kata Agus, usai mengunjungi Hutan Magrove di Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai, Selasa (25/10).
Agus juga mengatakan, hutan bakau yang ada di Kabupaten Sinjai ini adalah salah satu yang terbaik di Indonesia dan menjadi percontohan dunia.
“Jika ini dijaga dan dikelola dengan baik, hutan bakau ini akan menjadi salah satu tempat wisata, dan bisa memberikan tambahan pemasukan atau pendapatan bagi warga setempat,” tutur Agus.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Sulsel, Sukri Mattinetta menjelaskan bahwa secara total luasan hutan mangrove di Sulsel mencapai 24.000 hektare, dan Kabupaten Sinjai menjadi salah satu daerah yang memiliki hutan bakau terluas selain Kabupaten Luwu.
“Saat ini hutan bakau di Kabupaten Sinjai terbentang di sepanjang 27 km dari wilayah utara hingga timur pesisir Kabupaten Sinjai. Dan ini terbentuk berkat swadaya warga,” terangnya.
Sukri juga mengungkapkan bahwa hutan bakau yang ada di Kabupaten Sinjai ini diproyeksikan untuk menjadi Green Belt dunia.
“Kita proyeksikan ini untuk menjadi green belt dunia dan juga akan dijadikan sebagai tempat wisata. Itu target dinas kehutanan,” ungkapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Agus juga menyempatkan diri untuk berdialog dan mendengarkan keluhan serta permasalahan yang selama ini dialami warga yang ada di pesisir Kabupaten Sinjai. (FO)