Foto : GARDA FLOBAMORA NTT-SULSEL , di Hotel Rindra Makassar baru baru ini

 

Laporan, Rusdi

 

MAKASSAR,TIMURNEWS.COM-Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap nama tokoh nasional yang diancam akan dibunuh kelompok perusuh 21-22 Mei.

“(Dari) pemeriksaan resmi, mereka menyampaikan nama Pak Wiranto, Pak Luhut Menko Maritim, ketiga itu Pak Kabin, keempat Gories Mere,” kata Tito dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

Menanggapi pernyataan kapolri tersebut, Keluarga Besar GARDA FLOBAMORA NTT SULSEL merasa terpanggil untuk menyampaikan pernyataan sikap resmi organisasi.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan di Hotel Rinra oleh ketua umum GARDA FlOBAMORA NTT SULSEL Marius Mide Djuang yang pada kesempatan itu  dampingi KORLAP  Leurensius Lalo Radja dan Jubir Ferdy Ojan serta dan beberapa pengurus lainnya,
Adapun pernyataan sikap tersebut adalah sebagai berikut,

1. Mengutuk keras tindakan oknum perusuh 21 hingga 22 mei yang inkonstitusional yang telah merusak fasilitas umum mencederai masyarakat dan aparat penegak hukumdan juga telah merenggut nyawa beberapa anak bangsa.

2. Mengutuk tindakan para perusuh yang berencana menculik dan membunuh empat tokoh Bangsa termasuk Komjen Pol DRS.Gregorius Gories Mere, Jendral TNI DR.H Wiranto SH , Jendral TNI Luhut Bingsar Panjaitan dan Jendral Polisi Prof DRS Budi Gunawan SH,Msi,Ph.D

3. Meminta kepada aparat penegak Hukum untuk menindak tegas para perusuh dan perusak NKRI terutama oknum perusuh  21 hingga 22 mei 2019 termasuk aktor aktor intelektual dibalik kerusuhan tersebut terutama aktor intelektual yang berperan dalam rencana pembunuhan para tokoh tokoh di atas.

4. menghimbau kepada seluruh rakyat indonesia untuk tidak terprovokasi dengan ulah para perusuh dan oknum oknum yang tidak bertanggungjawab yang dengan sengaja ingin merusak negara negara kesatuan Republik Indonesia yang dibangun dari tetesan darah dan air mata para pendahulu kita dan dibalut dengan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa.

5. Demikianlah pernyataan sikap kami ini di buat semoga tuhan yang maha kuasa senantiasa selalu melindungi negara kesatuan Republik Indonesia dari segala marah bahaya dan membawa Bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.(*)