MAMUJU,TIMURNEWS.COM – Polres Kabupaten Mamuju menurunkan personil kepolisian sebanyak 230 untuk mengamankan dua kabupaten diantaranya Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng).

Kapolres Kabupaten Mamuju AKBP Eko Wagiyanto saat di temui di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju mengatakan, pihaknya dalam pengamanan penetapan dan pasca penetapan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati akan terus memantau perkembangan, dan tidak kemungkinan akan menambah personil kepolisian jika dianggap
tidak kondusif.

“Kami turunkan 230 personil kepolisian Polres Mamuju yang kami sebar di dua kabupaten, untuk di Kabupaten Mateng 80 personil dan di Kabupaten Mamuju ada 150 personil kami turunkan,” kata Eko, Senin (24/8).

Lebih lanjut ia mengungkapkan akan terus mengantisipasi proses pengamanan, baik saat jelang penetapan dan pasca penetapan hari ini.

“Kita terus waspada dan mengantisipasi pengamanan, dengan terus memantau perkembangan. Jika kondisi meningkat, maka kita akan tingkatkan pengamanan,” ujarnya.

Menanggapi strategi kepolisian dalam pengamanan proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember. Eko menuturkan, pihaknya akan mengikuti apel kesiagaan di Polda Sulawesi Selatan dan Sulawesi barat (Sulselbar), Kamis 27 Agustus mendatang.

“Tentang proses pengamanan pilkada, kita akan mengikuti apel kesiagaan terlebih dahulu, Kamis mendatang. Disitu kita akan mendapat dan mengetahui strategi proses pengamanan di pilkada serentak,” jelasnya.(ri)