MAKASSAR, TIMURNEWS – Beredar luas di media sosial, video Lurah Empoang Selatan, Jn, membentak-bentak seorang wanita karena berbeda pilihan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto, Sulawesi Selatan. Selain membentak-bentak wanita tersebut, sang lurah enggan menandatangani surat izin usaha yang disodorkan. Tindakan tersebut direkam wanita tersebut.

“Saya tidak mau tanda tangan. Kalau saya tidak mau tanda tangan, kau mau apa?” bentak lurah dalam video yang viral tersebut.  Wanita yang sedang mengurus izin usaha itupun menanyakan alasan lurah menolak tanda tangan.

“Kalau boleh tahu apa alasannya pak,” tanya wanita dalam video itu.

“Tidak ada alasan. Saya tidak mau tanda tangan. Ini hak saya. Kenapa ko paksa saya?” jawab Lurah.

“Saya tidak paksa, tapi inikan hak saya,” timpal wanita tersebut.

“Hak saya juga kalau tidak mau tanda tangan,” tegas sang lurah.

Tidak mendapat tanda tangan dalam pengurusan izin usaha, wanita tersebut kemudian meminta berkasnya dan meninggalkan ruangan Lurah Empoang Selatan. Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Devo Khaddafi yang dikonfirmasi Selasa (3/7/2018) menegaskan, sebagai seorang ASN dan pejabat, lurah tidak sepatutnya bertindak arogan kepada masyarakat. (*)