Sang Pemahat Kebodohan di Blantara Salu Le'bo
Aco Muliadi

SULBAR, TIMURNEWS – Ada banyak tangan – tangan mungil yang ada di Dusun Salu Nusu Desa Salu Le’bo Kabupaten Mamuju Tengah, mereka bercerita tentang hadirnya sosok Aco Muliadi ditengah – tengah mereka.

Tentu tidaklah berlebihan jika pria yang berusia 50 Tahun itu disebut sebagai salah satu tokoh ” Sang Pemahat Kebodohan ditengah llantara Salu Le’bo”

Spirit mencerdaskan dan mendekatkan pengajaran kepada sejumlah siswa – siswinya yang ada di sekolah alam tentu sekaligus akan menjadi tamparan bagi kita bahwa upaya manusia untuk memberi pencerahan kepada manusia tentu harus memahami apa hakikat manusia itu, bagaimana hakikat hidup dan kehidupannya, apa tujuan hidup dan apa pula tujuan hidupnya.

Sosok Aco Muliadi menyebutnya bahwa hadirnya sekolah alam adalah fakta bahwa tolak ukur kecerdasan bukanlah seberapa mampu seseorang bermain pada wilayah pemecahan angka matematik,namun lebih dari itu. Kecerdasan adalah kemampuan secara transendental untuk bisa menyelesaikan permasalahan yang ada.

Perjuangan pendiri sekolah alam ini tentu kelak akan menjadi catatan sejarah bagi anak – anak didiknya jika tidak ada lagi penutur yang mampu membahasakan, namun yang pastinya Pak Guru Uwe’ begitu siswanya memanggil adalah sosok pahlawan bagi mereka.

Aco Muliadi telah mewakafkan dirinya untuk mencoba mendekatkan pembelajaran kepada semua anak-anak yang ada di desa ini. Seolah telah terilhami bahwa, manusia mendapat kuasa dan wewenang untuk melaksanakan atas ilmu yang ada pada dirinya. Dengan demekian upaya mencerdaskan merupakan urusan hidup dan kehidupan manusia dan merupakan tanggung jawab manusia itu sendiri.

Bagi masyarakat Desa Salu Le’bo Kabupaten Mamuju Tengah Aco Muliadi adalah sosok orang tua, guru serta Sang Pemahat Kebodohan Diblantara Salu Le’bo”. (Adhi)