MAKASSAR, TIMURNEWS – Pihak kepolisian akan mendalami keterlibatan MA, mantan pacar RSZ, pemeran video bugil salah seorang siswa SMA di Makassar, yang tersebar dijejaring dunia maya beberapa waktu yang lalu. Hal itu menyusul dilaporkanya MA oleh orang tua korban, US ke Polda Sulsel lantaran menduga, mantan pacar anaknya tersebut yang pertama kali menyebarkan video telanjang anaknya tersebut.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani membenarkan bahwa orang tua korban telah memasukan laporan tersebut, ia pun mengatakan berdasarkan laporan polisi tersebut, pihaknya akan mendalami kasus tersebut.

“Iya benar sudah dilaporkan, kami akan tindak lanjuti laporan tersebut. Pokoknya semua laporan yang masuk kekami akan ditindaklanjuti, saat ini penangananya akan ditindaklanjuti oleh Cyber Crime Direrskrimsus Polda Sulsel,” ungkap Dicky, Kamis (11/1).

Mantan Dir Sabhara Polda Kepri itu menjelaskan, bahwa secepatnya akan mendalami kasus itu, dengan menghadirkan sejumlah saksi-saksi, termasuk akan melakukan pemanggilan terhadap terlapor, dalam hal ini MA, mantan pacar korban.

“Kita proses secepatnya, kita akan periksa semua saksi-saksi, temannya disekolah, termasuk terlapor juga kita akan panggil dan periksa. Serta saksi-saksi lain yang dibutuhkan untuk keperluan pengungkapan kasus ini,” jelasnya.

Sebelumnya, US orang tua korban mengaku bahwa baru mengetahui kejadian tersebaranya video anaknya, lantaran kesibukanya selama ini di luar Kota Makassar. Mengetahu hal itu ia pun berkomunikasi dengan anaknya dan akhirnya melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polda Sulsel.

US menjelaskan bahwa, berdasarkan pengakuan anaknya, pelaku penyebar video tersebut adalah mantan pacar korban. Video itu memang direkam sendiri oleh anaknya lalu dikirimkan ke mantan pacarnya karena mengakui di intimidasi oleh terduga pelaku tersebut. Ia pun mengakui kesalahan anaknya, yang mau saja melakukan tersebut.

“Mantan pacarnya anak saya yang saya laporkan, dialah penyebarnya, dia masih SMA juga kelas XII. Memang betul anak saya yang kirim video itu ke pacarnya, saya akui kekhilafan anak saya, anak saya dipaksa dan diintimidasi,” sesalnya.

Tersebarnya video itu kata US lantaran keinginan bejat mantan anak pacar korban yang mengajak anaknya berhubungan badan. Video itu kata dia dijadikan alat oleh pelaku untuk memaksa korban, namun ditolak, sehingga pelaku pun marah dan akhirnya menyebarkan video tersebut.

“Anak saya diancam begitu, tapi anak saya tetap tolak, jadi pelaku sebarkan video itu. Pengakuan anak saya demikian, awalnya tersebar dikalangan siswa di sekolah lamanya hingga dia dikeluarkan, dan awal desember heboh lagi, semuanya kelakuan mantan pacarnya itu,” sesalnya.

Saat ini kata korban tidak lagi bersekolah ditempat semula, dan telah pindah ke sekolah yang baru karena sekolah telah mengeluarkannya. US mengungkaplan kondisi anaknya sekarang dalam keadaan tertekan dan malu akibat tersebarnya video itu.(*)