MAKASSAR, TIMURNEWS – Sulawesi Selatan khususnya Kota Makassar telah menjadi surga bagi penikmat kuliner. Bicara soal kuliner pastilah, coto makassar, pallu basa, pisang epe, selebihnya bisa dikatakan pelengkap saja, sehingga itu setiap orang yang datang ke Kota Daeng ini tidak merasa berada di makassar kalau belum mencicipi salah satu kuliner lokal makassar bahkan ada beberapa yang sengaja datang ke makassar hanya untuk menikmati gurihnya coto makassar.

Bagi Anda yang berada di Kota Makassar dan ingin menikmati semangkok coto makassar, tentu harus jeli serta banyak reprensi brand coto mana saja yang benar-benar memberikan sensasi dilidah saat menikmati kehangatannya. Walaupun bahan dasar pada intinya sama namun cukup banyak brand dan tentu aroma dan rasanya juga beda, seperti coto makassar, coto paraikatte, coto gagak dan masih banyak lagi warung-warung coto yang menawarkan kelezatan.

Kami sarankan jangan asal ikut-ikutan karena warung brand ini atau itu sering didatangi pejabat ataupun artis, karena belum tentu tempat-tempat tersebut sesuai dengan lidah atau aroma ciri khas coto makassar.

Jika Anda benar-benar ingin menikmati sensasi kekentalan kuah coto yang ada di Kota Makassar maka kami rekomendasikan mengunjugi coto paraikatte yang bisa dijumpai di Jalan A. Pettarani, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Hertasning. Kelembutan daging sapi dan kekentalan kuah disini masih mempertahankan resep-resep lelur secara turun temurun. Apalagi kondisi cuaca seperti saat ini tentunya sangat nikmat dan bisa menghagatkan kebersamaan jika dinikmati bersama keluarga atau pun teman.

“Pada dasarnya coto di makassar berbahan dasar sama, tapi yang membedakan sensasi rasanya, karena coto paraikkate menggabungkan 40 lebih bumbu masakan yang diwariskan secara turun-temurun,” kata Sudirman pemilik warung coto paraikatte, Jumat, (1201/2018).

Dia juga mengatakan selan bumbu-bumbu yang membedakan cara memasak dagin juga beda dimana coto paraikatte tetap mempertahankan cara memasak tradisional menggunakan kayu bakar, karena cara memasak juga memberi efek yang besar untuk aroma coto. (*/mp)