TIMUR NEWS – Saat ini, YouTube menghukum Logan Paul dengan menyetop aliran dana iklan ke dalam channel miliknya, yang bernilai jutaan dolar AS setiap bulannya. Diperkirakan, Logan Paul dapat meraup hingga USD 1,2 juta (Rp 16,3 miliar) dalam sebulan melalui iklan yang dipasang pada channel YouTube miliknya.

YouTube mempunyai aturan ‘three strike’ yang bisa berujung pada penghapusan akun jika si akun melakukan pelanggaran secara berulang. Hal-hal yang dilarang oleh YouTube sebenarnya cukup luas, seperti pelanggaran hak cipta sampai kekerasan.

Meski kontroversial, ternyata Logan Paul masih dibela oleh CEO YouTube Susan Wojcicki, yang menyebut vlogger tenar itu belum layak untuk diusir dari YouTube.

Padahal, Paul beberapa waktu belakangan ini memposting sejumlah video kontroversial ke YouTube, seperti mengunggah video berisi mayat korban bunuh diri di hutan Aokigahara, Jepang, awal tahun ini, serta menembakan senjata kejut listrik terhadap bangkai tikus.

Namun menurut Wojcicki, Paul tetap belum memenuhi kriteria untuk diblokir dari platform berbagi video online tersebut. Hal itu ia ungkapkan ketika berbicara di konferensi Code Meida di California, Amerika Serikat.

“Kami tak bisa begitu saja mengusir orang dari platform kami. Mereka harus melanggar aturan terlebih dahulu. Kami harus mengikuti aturan secara konsisten. Ini seperti aturan hukum yang berlaku,” ujar Wojcicki. (*)