TIMURNEWS – Insiden kebocoran data 87 juta pengguna Facebook jelas menyalahi aturan. Bukan hanya banyak diserang, Facebook juga kini mendapatkan ucapan selamat tingga pada jejaring sosial dari salah seorang ahli teknologi yang merupakan salah satu pendiri Apple Computer yang dulu bekerja dengan Steve Jobs, Stve Wozniak.

Dikutip dari USA Today (8/4), The Woz (sebutan Wozniak) mengungkapkan bahwa pihaknya prihatin dengan cara Facebook dan perusahaan sejenis lainnya yang secara sembrono menggunakan data pribadi yang dihasilkan dari pelanggan.

Orang yang meninggalkan Apple pada tahun 1985 tersebut juga mengatakan bahwa dia lebih suka membayar untuk Facebook dan tidak memiliki perusahaan yang mengumpulkan data pribadi dan menjalankan iklan. Pekan lalu, COO Facebook, Sherly Sandberg mengatakan bahwa jika pengguna jejaring sosial ingin keluar dari tampilan iklan berbasis data, mereka harus membayar untuk layanan tersebut.

Wozniak sebenarnya sangat mendukung komentar CEO Apple – Tim Cook bahwa perusahaannya tidak akan pernah terlibat dalam skandal seperti Facebook karena Apple tidak menjadikan pelanggannya sebagai produk.

“Apple mengeluarkan uangnya dari produk bagus. Bukan dari pengguna. Sepertinya yang mereka (Facebook) katakan, bahwa pengguna adalah produk mereka,” ujar The Woz.

“Pengguna memberikan setiap detail kehidupan mereka ke Facebook, dan Facebook menghasilkan banyak uang iklan dari itu. Keuntungan semuanya didasarkan pada info pengguna, tetapi para pengguna tidak mendapatkan keuntungan sama sekali,” lanjut Wozniak.

CEO Facebook mark Zuckerberg memiliki minggu yang berat. Pada hari Selasa, dia akan bersaksi di depan sidang bersama komite pengadilan dan perdagangan Senat. Keesokan harinya, Zuck akan berbicara di depan komite energi dan perdagangan DPR. Juga, pada hari Rabu, boikot Facebook 24 jam dan aplikasi WhatsApp serta Instagram akan dimulai dengan kampanye bernama Operation Faceblock. (*)